Header Ads

Header Ads
Selamat Datang di Website www.suarabamega25.com " KOMITMEN KAMI MEMBANGUN MEDIA YANG AKURAT DAN BERMANFAAT BAGI MASYARAKAT " Alamat Redaksi Jl. Berangas KM. 2.5 No. 20 RT. 05 Desa Batuah Kotabaru Kalsel, Contact Mobile : 0812-5317-1000 / 0821-5722-6114.

SYAIKH MUHAMMAD HARIRI Ulama Yang Hidup Tanpa Jantung

Suarabamega25.com - Para muhibbin adalah orang-orang yang sangat rindu kepada Rasulullah SAW. Berapa kali mereka menghadiahkan shalawat kepada baginda Rasulullah SAW tidak akan dapat dihitung. Ada yang setiap hari membaca 10 ribu shalawat, ada yang 20 ribu, ada yang 50 ribu bahkan lebih. Mereka tidak mencintai kecuali hanya kepada Allah SWT, sehingga mereka dianugerahi rasa cinta yang begitu besar kepada baginda Rasulullah SAW.

Syekh Abu 'Abd Al-Rahman 'Abd Allah Ibn Yusuf Ibn Abd Allah Ibn Jami' Al-Harari al-Syaibi Al-'Abdari, mufti wilayah Harar. Beliau dilahirkan di kota Harar tahun 1339 H/1920 R. Syaikh Muhammad Al Hariri , Beliau adalah salah satu murid kesayangan Al Habib Muhammad Al Haddar. Beliau terkenal memiliki mahabbah dan kerinduan yang kuat dan dahsyat kepada Baginda rasul Muhammad saw.

Suatu ketika, saat Beliau didiagnosis di rumah sakit melalui x-ray ( foto rontgen ) sang dokter terkejut melihat cetak foto rontgen dada Beliau , sang dokter bertanya keheranan : ” anda ini manusia apa bukan..? ”
Syaikh bertanya balik : ” Kenapa anda berkata seperti itu..? “, sambil menggelengkan kepalanya si dokter bertanya :” Kenapa anda bisa hidup tanpa Jantung..?, dimana jantung anda..? ”

Syaikh tersenyum : ” Maaf..jantungku kutitipkan pada kekasihku di Madinah muhammad shallallaahu ‘alaihi wa sallam.
Karena kecintaan dan kerinduannya kepada Nabi Muhammad saw, Syaikh yang selalu berpenampilan serba hijau ini dapat melihat Rasulullah saw baik di dalam mimpi maupun di dunia nyata.

Tapi ketika Syaikh Hariri masuk kota Tarim Hadhromaut beliau tidak bisa melihat Rasulullah saw. Ketika beliau keluar dari Tarim pulang ke kediamannya beliau bertemu dengan Rasulullah saw dan beliau menanyakan hal tersebut kepada Rasulullah saw. Maka Rasulullah saw. menjawab kalau kamu sudah masuk di Tarim cukup sudah bagimu melihat aku lewat Umar, (Al Habib Umar Bin Hafidz)
اللهم صل على سيدنا محمد وعلى ال سيدنا محمد.

3 komentar:

  1. Ini bukan memuji syekh Hariri tp memuji habib Umar...sekalian aja ganti judul nya,,pangkat habib Umar lebih tinggi dari syekh hariri

    BalasHapus
    Balasan
    1. Semua dipuji berkat cinta mereka kepada RosuluLLAH mas ... Tenanglah ...

      Hapus