Header Ads

Header Ads
Selamat Datang di Website www.suarabamega25.com " KOMITMEN KAMI MEMBANGUN MEDIA YANG AKURAT DAN BERMANFAAT BAGI MASYARAKAT " Alamat Redaksi Jl. Berangas KM. 2.5 No. 20 RT. 05 Desa Batuah Kotabaru Kalsel, Contact Mobile : 0812-5317-1000 / 0821-5722-6114.


Suarabamega25.com, Jakarta – Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, dan Presiden Republik Belarus, Aleksandr Lukashenko, resmi memperkuat kemitraan strategis kedua negara melalui peluncuran Peta Jalan Penguatan Kerja Sama Indonesia–Belarus 2026–2030 dalam kunjungan kenegaraan yang berlangsung di Istana Merdeka, Jakarta, Kamis (2/7/2026).

Pertemuan bilateral tersebut menghasilkan sejumlah kesepakatan penting yang menjadi tonggak baru hubungan Indonesia dan Belarus, mencakup sektor industri, perdagangan, riset, kesehatan, budaya, hingga kerja sama pemberantasan kejahatan keuangan.

Presiden Prabowo menegaskan, kunjungan Presiden Lukashenko menjadi momentum bersejarah yang menandai semakin eratnya hubungan persahabatan kedua negara di tengah tantangan global yang terus berkembang.

"Kunjungan ini mencerminkan eratnya hubungan Indonesia dan Belarus serta komitmen bersama untuk memperkuat kerja sama yang saling menguntungkan di berbagai bidang," ujar Presiden Prabowo dalam keterangan pers bersama.

Salah satu capaian utama dalam pertemuan tersebut adalah peluncuran Peta Jalan Penguatan Kerja Sama Indonesia–Belarus 2026–2030, yang akan menjadi panduan pengembangan hubungan bilateral selama lima tahun ke depan.

Selain itu, kedua negara juga menandatangani berbagai nota kesepahaman strategis, di antaranya kerja sama industri antara Kementerian Perindustrian RI dan Kementerian Industri Belarus, kerja sama di bidang kebudayaan, kesehatan, serta penguatan hubungan antarlembaga jasa keuangan.

Di bidang ilmu pengetahuan, Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) menjalin kerja sama dengan National Academy of Sciences of Belarus untuk memperkuat kolaborasi riset, inovasi, dan pengembangan teknologi.

Komitmen memperkuat tata kelola keuangan juga diwujudkan melalui penandatanganan nota kesepahaman antara Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) dengan Department of Financial Monitoring of the State Control Committee of the Republic of Belarus. Kerja sama ini mencakup pertukaran intelijen dalam upaya pencegahan tindak pidana pencucian uang, pendanaan terorisme, hingga proliferasi senjata pemusnah massal.

Di sektor standardisasi, Komite Akreditasi Nasional (KAN) Republik Indonesia turut menandatangani nota kesepahaman kerja sama di bidang akreditasi nasional guna meningkatkan kualitas dan daya saing produk kedua negara.

Tak kalah penting, Indonesia dan Belarus sepakat memperkuat hubungan ekonomi melalui implementasi Indonesia–Eurasian Economic Union Free Trade Agreement (IEAEU FTA) yang diharapkan mampu membuka akses pasar lebih luas, meningkatkan nilai perdagangan, investasi, dan memperkuat hubungan ekonomi kawasan Eurasia dengan Indonesia.

Presiden Prabowo juga menyampaikan apresiasi atas kunjungan Presiden Aleksandr Lukashenko yang merupakan kunjungan keduanya ke Indonesia setelah lebih dari 13 tahun. Menurutnya, kunjungan tersebut menjadi simbol kuat komitmen kedua negara dalam membangun hubungan yang semakin erat dan produktif.

Dengan berbagai kesepakatan strategis yang telah dicapai, Indonesia dan Belarus optimistis kemitraan bilateral akan semakin kokoh, memberikan manfaat nyata bagi kedua bangsa, sekaligus berkontribusi terhadap stabilitas dan pertumbuhan ekonomi di tengah dinamika global.

Tidak ada komentar: