Header Ads

Header Ads
Selamat Datang di Website www.suarabamega25.com " KOMITMEN KAMI MEMBANGUN MEDIA YANG AKURAT DAN BERMANFAAT BAGI MASYARAKAT " Alamat Redaksi Jl. Berangas KM. 2.5 No. 20 RT. 05 Desa Batuah Kotabaru Kalsel, Contact Mobile : 0812-5317-1000 / 0821-5722-6114.

Resmi, Pertamina Larang Konsumen Beli Pertalite Pakai Jeriken


Suarabamega,25,.com - Kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) untuk Pertamax menjadi sorotan belakangan ini. Dampaknya juga berlaku untuk konsumen pengguna Pertalite.

Pihak Pertamina sudah resmi mengeluarkan aturan tentang pelarangan pembelian BBM jenis Pertalite menggunakan jeriken.

"Sehubungan dengan perubahan status Pertalite dari Jenis BBM Umum (JBU) menjadi Jenis BBM Khusus Penugasan (JBKP), maka bersama ini kami tegaskan bahwa SPBU/Lembaga Penyalur DILARANG melayani pembelian Pertalite dengan jeriken/drum yang digunakan untuk diperjualbelikan kembali (pengecer)," ujar Fedy Alberto, Region Manager Retail Sales Jatimbalinus, dalam keterangan resminya.

Fedy menambahkan, aspek Health, Safety, Security, and Environment (HSSE) harus menjadi perhatian utama pelayanan di SPBU/Lembaga Penyalur BBM, mengingat Pertalite merupakan BBM jenis Gasoline yang termasuk kategori barang mudah terbakar.

"Apabila terjadi pelanggaran pelayanan Pertalite, maka akan diberi pembinaan/sanksi sesuai ketentuan yang berlaku," kata Fedy.

Definisi dari JBKP dijelaskan dalam Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 191 Tahun 2014 tentang Penyediaan Pendistribusian dan Harga Jual Eceran Bahan Bakar Minyak.

Pertamina menjamin stok Pertalite aman sesuai kebutuhan dan tidak ada kenaikan harga.

Sumber : KOMPAS.com

1 komentar:

  1. Kasian masyarakat yg hidupnya jauh dari SPBU,tidak mungkinkan masyarakat yg jauh dari SPBU mencari Pertalite ke SPBU hanya untuk beli minyak yg lebih murah, masyarakat pelosok tidak bisa merasakan BBM yg lebih murah dari Pertamax,
    Yg di larang beli pakai jerigen itu cuman pertalite sedangkan bagi orang yg mau beli Pertamax pakai jerigen apakah ada larangannya juga.? padahalkan sama² bahan mudah terbakar,, apakah masayarakat pelosok tidak boleh merasakan harga BBM yg lebih murah,?
    Dan apakah masyarakat pelosok di suruh untuk beli BBM yg lebih mahal (PERTAMAX) untuk di ecer (dijual kembali).?
    SEMOGA ada kebijakan dari pemerintah agar masyarakat yg berada di pelosok bisa merasakan BBM yg lebih murah dari Pertamax,,karena masyarakat pelosok juga bagian dari INDONESIA
    Mohon ma,af nggeh ๐Ÿ™๐Ÿ™

    BalasHapus