Header Ads

Header Ads
Selamat Datang di Website www.suarabamega25.com " KOMITMEN KAMI MEMBANGUN MEDIA YANG AKURAT DAN BERMANFAAT BAGI MASYARAKAT " Alamat Redaksi Jl. Berangas KM. 2.5 No. 20 RT. 05 Desa Batuah Kotabaru Kalsel, Contact Mobile : 0812-5317-1000 / 0821-5722-6114.

TNI AL Pindah Segini Banyak Prajurit ke Markas Besar Nusantara di Tahap Pertama


Suarabamega25.com - Dengan adanya pembentukan Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara, pangkalan TNI AL Balikpapan menjadi Lanal penyangga dan akan dinaikkan kelasnya menjadi Komando Daerah Maritim (Kodamar) A.

 Pangkalan TNI AL Balikpapan yang akan menjadi Kodamar A akan dipimpin oleh Perwira Tinggi berangkat Bintang Dua.

Hal tersebut disampaikan Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Muhammad Ali saat melaksanakan tatap muka dengan Prajurit TNI AL, di Lanal Balikpapan.

Disampaikan oleh Kasal dalam kesempatan itu bahwa, secara geografis Lanal Balikpapan berhadapan langsung dengan Alur Laut Kepulauan Indonesia (ALKI) II sehingga menuntut peran aktif dalam mengamankan kapal-kapal yang melintas dan mengantisipasi berbagai kerawanan yang terjadi.

“Wilayah Balikpapan memiliki sumber daya alam dan energi yang cukup melimpah, sehingga keberadaan satuan TNI AL harus dapat memberikan kontribusi positif bagi pembangunan nasional bangsa Indonesia”, tegas Kasal terhadap prajurit TNI AL Lanal Balikpapan seperti dikutip Zonajakarta.com dari Dispenal.

Dalam kunjungan kerjanya di Kalimantan Timur, Kasal berkesempatan meninjau titik lokasi di Dermaga Pantai Melawai yang mengambil contoh akan dijadikan Markas Komando Daerah Maritim (Kodamar) TNI AL, serta lokasi rencana Pembangunan Dermaga yang nantinya menjadi titik penempatan unsur-unsur KRI TNI AL.

Sebelumnya Kasal beserta sejumlah pejabat tinggi Mabesal juga meninjau secara langsung lokasi yang direncanakan sebagai tempat dibangunnya Markas Besar Angkatan Laut (Mabesal) di Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara di Penajam Paser Utara.

IKN sebagai pengganti ibu kota negara berada di dua kabupaten di Kalimantan Timur, yaitu Penajam Paser Utara dan Kutai Kertanegara, yang wilayahnya dekat dengan ALKI II, yaitu perairan terbuka yang merupakan jalur pelayaran dan niaga domestik serta luar negeri.

Kawasan laut IKN menjadi wilayah yang strategis lantaran merupakan Alur Laut Kepulauan Indonesia (ALKI) II yang melewati Selat Lombok, Selat Makassar dan Laut Sulawesi.

Provinsi Kalimantan Timur menilai posisi ALKI II sangat strategis untuk pengembangan perekonomian dan industri di provinsi itu.

Pasalnya, banyak aktivitas perekonomian berlangsung di jalur laut ALKI II, seperti keluar masuk kapal petikemas dari dalam maupun luar negeri, hingga kegiatan nelayan.

Karenanya, tidak heran jika Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto ingin meningkatkan pengawasan kawasan laut IKN, dengan mengerahkan pasukan TNI AL.

Dalam Rapat Pimpinan (Rapim) TNI-Polri Tahun 2024 di Markas Besar (Mabes) TNI, Cilangkap, Jakarta, Rabu (28/2), Agus menjelaskan pihaknya berencana membentuk markas-markas baru TNI dari tiga matra, yakni TNI AU, TNI AL dan TNI AD di wilayah IKN.

Salah satu langkah yang akan dilakukan adalah meningkatkan status Pangkalan AL (Lanal) Balikpapan menjadi Pangkalan Utama AL (Lantamal) Balikpapan.



 

Tidak ada komentar: