Header Ads

Header Ads
Selamat Datang di Website www.suarabamega25.com " KOMITMEN KAMI MEMBANGUN MEDIA YANG AKURAT DAN BERMANFAAT BAGI MASYARAKAT " Alamat Redaksi Jl. Berangas KM. 2.5 No. 20 RT. 05 Desa Batuah Kotabaru Kalsel, Contact Mobile : 0812-5317-1000 / 0821-5722-6114.

Menhan Sjafrie Sjamsoeddin Beri Pembekalan KKRI, Tekankan Disiplin dan Jiwa Kepemimpinan Nasional


Suarabamega25.com, Jakarta — Menteri Pertahanan Republik Indonesia, Sjafrie Sjamsoeddin, memberikan pembekalan dan pengarahan kepada Korps Kadet Republik Indonesia (KKRI) di Aula Bhinneka Tunggal Ika, Kementerian Pertahanan, Jakarta, Selasa (6/1). Kegiatan ini merupakan bagian dari pembinaan strategis bagi generasi muda yang dipersiapkan sebagai calon pemimpin bangsa dari berbagai daerah di Indonesia.

Dalam arahannya, Menhan menegaskan bahwa disiplin, cita-cita besar, serta komitmen pengabdian kepada bangsa dan negara merupakan fondasi utama dalam membentuk karakter pemimpin yang tangguh, berintegritas, dan berwawasan kebangsaan. Ia menekankan pentingnya kesiapan mental dan moral dalam menghadapi tantangan masa depan yang semakin kompleks.

“Kepemimpinan sejati lahir dari kedisiplinan, keyakinan pada cita-cita besar, serta kesediaan untuk mengabdi demi kepentingan bangsa dan negara,” tegas Menhan di hadapan para kadet.

Kegiatan pembekalan ini diikuti oleh 58 kadet KKRI, yang terdiri dari 51 kadet putra dan 7 kadet putri. Para kadet berasal dari berbagai daerah di Indonesia, mencerminkan semangat kebhinekaan dan persatuan dalam bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

Menhan juga mendorong para kadet untuk terus membangun kemandirian, kepercayaan diri, serta loyalitas yang tinggi kepada NKRI. Menurutnya, nilai-nilai tersebut menjadi bekal penting dalam membentuk generasi pemimpin yang mampu menjaga keutuhan bangsa dan berkontribusi nyata bagi pembangunan nasional.

Melalui pembinaan yang berkelanjutan, para kadet KKRI diharapkan mampu menjaga semangat nasionalisme dan patriotisme, mengasah kapasitas diri, serta memanfaatkan setiap peluang pembinaan yang diberikan negara. Dengan demikian, mereka dapat berperan aktif dalam mewujudkan Indonesia yang kuat, berwibawa, dan memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi seluruh rakyat.

Tidak ada komentar: