Header Ads

Header Ads
Selamat Datang di Website www.suarabamega25.com " KOMITMEN KAMI MEMBANGUN MEDIA YANG AKURAT DAN BERMANFAAT BAGI MASYARAKAT " Alamat Redaksi Jl. Berangas KM. 2.5 No. 20 RT. 05 Desa Batuah Kotabaru Kalsel, Contact Mobile : 0812-5317-1000 / 0821-5722-6114.

4500 Jamaah Haji Telah Tiba di Saudi


Suarabamega25com, Madinah - Kementerian Agama RI melaporkan bahwa jumlah jama'ah Haji Indonesia yang telah tiba di Tanah Suci berjumlah 4.500 orang. Hal itu berdasarkan  laporan dari PPIH Arab Saudi.

Kementerian Agama RI juga turut menghimbau kepada seluruh jama'ah haji agar tetap menjaga kesehatan dan stamina dengan selalu memperhatikan kondisi situasi dan kondisi yang terjadi di Tanah Haram, terlebih saat ini 

Jemaah haji diimbau memperhatikan alur kedatangan saat tiba di bandara Arab Saudi. Pesan ini disampaikan Kepala Daerah Kerja (Kadaker) Bandara Abdillah saat menyambut kedatangan jemaah haji dari tanah air di Bandara Amir Muhammad bin Abdul Aziz (AMAA) Madinah.

Menurutnya, ada dua alur kedatangan jemaah, yakni melalui jalur fast track dan non fast track. Jalur fast track khusus digunakan bagi jemaah haji yang berangkat dari Bandara Soekarno Hatta Cengkareng, Bandara Juanda Surabaya, dan Bandara Adi Soemarmo Surakarta.

Jalur non fast track digunakan oleh jemaah yang datang dari selain tiga bandara tersebut. Ada 10 bandara, yaitu: Aceh, Medan, Batam, Padang, Palembang, Kertajati, Lombok, Balikpapan, Banjarmasin, dan Makassar.

"Jemaah harus tahu alur kedatangan ini, untuk memudahkan proses keberangkatan jemaah ke hotel masing-masing," kata Abdillah di Madinah, Rabu (15/5/2024).

Ada 229 kelompok terbang (kloter) yang rencananya diberangkatkan pada gelombang pertama. Sampai hari ini, data Sistem Informasi dan Komputerisasi Haji Terpadu (Siskohat), mencatat ada 66 kelompok terbang (kloter) yang sudah tiba di Madinah, dengan total 24.224 jemaah. Artinya, masih banyak jemaah yang akan terus berdatangan di Bandara AMAA Madinah dalam beberapa hari ke depan.

Berikut alur kedatangan jemaah haji saat tiba di bandara:

A. Jalur Fast Track

1. Jemaah membawa koper kabin dan tas paspor saat turun dari pesawat

2. Barang bawaan jemaah akan diperiksa dengan x-ray

3. Setelah melewati x-ray, barang-barang dibawa kembali oleh jemaah

4. Saat menaiki bus, petugas dari Arab Saudi akan meminta paspor jemaah untuk dikumpulkan. (jemaah harus membawa paspornya masing-masing dan menyerahkan ke petugas)

5. Jemaah diantar menuju hotel

B. Jalur Non Fast Track

1. Jemaah membawa koper kabin dan tas paspor saat turun dari pesawat

2. Pastikan tas paspor dan paspor dipegang masing-masing jemaah (jangan sampai tertinggal di pesawat)

3. Jemaah haji akan melewati jalur imigrasi dan pemeriksaan paspor satu per satu

4. Setelah pemeriksaan paspor, jemaah akan melalui pemeriksaan x-ray untuk barang bawaan

5. Jemaah akan diarahkan menuju paviliun atau tempat berkumpul sementara sebelum menaiki bus

6. Paspor akan dikumpulkan petugas dari Arab Saudi

7. Jemaah naik bus dan berangkat menuju hotel.

Sementara iitu , Duta Besar RI untuk Arab Saudi Dr Abdul Azis Ahmad menerima laporan 100 ribu Jemaah umroh belum tinggalkan Arab Saudi.  Diduga para Jemaah tersebut akan mengikuti prosesi pelaksanaan ibadah haji. Namun, pemerintah tidak menjamin mereka bisa masuk ke Mekah karena penjagaan sangat ketat. Kalau tertangakap terancam di deportasi, denda 10 ribu ryal.

Dalam menunjang pelaksanaan ibadah Haji 2024, para wartawan juga bertugas  sebagai wartawan, anggota Media Center Haji juga memiliki kewajiban melayani tamu tamu Allah.  Salah satunya adalah mengantar ke tempat penginapan bagi jemaah yang lupa tempat penginapan usai shalat di Masjid Nabawi.( Aji)

Tidak ada komentar: