Header Ads

Header Ads
Selamat Datang di Website www.suarabamega25.com " KOMITMEN KAMI MEMBANGUN MEDIA YANG AKURAT DAN BERMANFAAT BAGI MASYARAKAT " Alamat Redaksi Jl. Berangas KM. 2.5 No. 20 RT. 05 Desa Batuah Kotabaru Kalsel, Contact Mobile : 0812-5317-1000 / 0821-5722-6114.

Pra-Musrenbang 2026, Langkah Awal Kotabaru Tekan Stunting Lebih Optimal


Suarabamega25.com, Kotabaru – Pemerintah Kabupaten Kotabaru menunjukkan komitmen serius dalam menekan angka stunting dengan menggelar Pra-Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Pra-Musrenbang) Percepatan Pencegahan dan Penurunan Stunting (PPPS) tingkat kabupaten tahun 2026, Jumat (27/03/2026).

Kegiatan yang berlangsung di Ruang Zona Partisipasi Lantai 3 Kantor Bapperida di Kotabaru ini menjadi forum strategis untuk menyelaraskan program lintas sektor agar penanganan stunting semakin efektif, terarah, dan berkelanjutan.

Pra-Musrenbang ini merupakan tindak lanjut dari Peraturan Presiden Nomor 72 Tahun 2021 serta pedoman konvergensi pemerintah daerah dalam upaya percepatan penurunan stunting. Melalui forum ini, pemerintah daerah berupaya memastikan seluruh intervensi, baik spesifik maupun sensitif, berjalan secara terpadu.

Wakil Bupati Kotabaru, Syairi Mukhlis, dalam sambutannya menegaskan bahwa pembangunan sumber daya manusia menjadi prioritas nasional dalam menyongsong visi Indonesia Emas 2045. Menurutnya, penguatan sektor kesehatan dan gizi menjadi kunci utama dalam menciptakan generasi yang unggul dan berdaya saing.

Ia mengungkapkan bahwa pemerintah menargetkan penurunan prevalensi stunting hingga 14,4 persen pada 2029 dan 5 persen pada 2045. Namun demikian, kondisi di Kotabaru masih menunjukkan fluktuasi yang perlu menjadi perhatian serius.

Data mencatat, prevalensi stunting di Kotabaru berada di angka 21,8 persen pada 2021, kemudian meningkat menjadi 31,6 persen pada 2022, turun ke 20,1 persen pada 2023, dan kembali naik menjadi 23,2 persen pada 2024.

“Hal ini menunjukkan bahwa upaya yang dilakukan sudah berjalan, namun perlu penguatan yang lebih terintegrasi dan berkelanjutan,” ujar Syairi.

Melalui Pra-Musrenbang ini, berbagai permasalahan di tingkat kecamatan dan desa diharapkan dapat teridentifikasi secara lebih rinci. Hasilnya akan menjadi dasar dalam merumuskan kebijakan dan program yang tepat sasaran, terutama dalam intervensi pada kelompok rentan.

Kegiatan ditutup dengan penandatanganan berita acara sebagai simbol komitmen bersama seluruh pemangku kepentingan dalam mempercepat penurunan stunting di Kabupaten Kotabaru.

Dengan langkah kolaboratif ini, Pemkab Kotabaru optimistis mampu menekan angka stunting secara signifikan dan menciptakan generasi masa depan yang lebih sehat dan berkualitas.

Tidak ada komentar: