Header Ads

Header Ads
Selamat Datang di Website www.suarabamega25.com " KOMITMEN KAMI MEMBANGUN MEDIA YANG AKURAT DAN BERMANFAAT BAGI MASYARAKAT " Alamat Redaksi Jl. Berangas KM. 2.5 No. 20 RT. 05 Desa Batuah Kotabaru Kalsel, Contact Mobile : 0812-5317-1000 / 0821-5722-6114.

Iran Dipuji Kim Jong-un, Amerika Disebut Mulai Melemah


Suarabammega25.com, Pyongyang — Pemimpin Tertinggi Kim Jong-un kembali memicu sorotan dunia setelah melontarkan pujian terbuka terhadap kekuatan militer dan keteguhan politik Iran. Dalam pernyataan yang disiarkan melalui media pemerintah, Kim menyebut Iran sebagai salah satu kekuatan global yang dinilai mampu menantang dominasi Amerika Serikat.

Menurut Kim, keberanian Teheran menghadapi tekanan Barat menjadi indikator bahwa pengaruh Washington di panggung internasional mulai mengalami penurunan. “Iran telah membuktikan diri sebagai salah satu negara terkuat di dunia saat ini. Mereka menunjukkan bahwa gertakan Amerika tidak lagi memiliki arti,” ujarnya dalam pernyataan resmi.

Soroti Ketangguhan Teheran

Kim menilai langkah strategis Iran—baik di bidang militer maupun politik—menunjukkan konsistensi dalam menghadapi tekanan global. Ia juga menyinggung sejumlah momen dalam sejarah ketika Amerika Serikat dinilai tidak sepenuhnya mampu mengendalikan situasi saat berhadapan dengan Iran.

Ia secara khusus menyoroti:

Kemajuan teknologi militer Iran, terutama dalam sistem rudal dan pertahanan

Ketahanan politik Teheran di tengah sanksi internasional

Kemampuan Iran menjaga stabilitas di tengah tekanan eksternal

Kritik Tajam terhadap AS

Tak berhenti di situ, Kim juga melontarkan kritik keras terhadap strategi Amerika Serikat. Ia menilai pendekatan Washington yang mengandalkan sanksi ekonomi jarak jauh tidak cukup efektif untuk melemahkan Iran.

Bahkan, Kim membuat spekulasi kontroversial terkait faktor geografis. Ia menyebut posisi Amerika Serikat yang jauh dari kawasan Timur Tengah sebagai salah satu keuntungan strategis. “Andai saja daratan Amerika Serikat terletak dekat dengan Iran, saya yakin negara itu sudah lama rata,” ujarnya, menambahkan bahwa kondisi saat ini mencerminkan keterbatasan AS dalam menghadapi Iran secara langsung.

Respons dan Dinamika Global

Pernyataan Kim Jong-un ini langsung menambah panas dinamika geopolitik global, terutama di tengah meningkatnya ketegangan antara Iran dan Amerika Serikat. Sejumlah analis menilai pernyataan tersebut lebih merupakan retorika politik yang mencerminkan posisi Korea Utara dalam peta aliansi global.

Meski demikian, komentar tersebut tetap menjadi perhatian internasional karena berpotensi memperkeruh hubungan antarnegara, khususnya di kawasan Timur Tengah yang sudah lama menjadi pusat konflik geopolitik dunia.

Tidak ada komentar: