Bangun Pendidikan Berkualitas, STIT Tabalong dan STIT Darul Ulum Perkuat Kerja Sama
Suarabamega25.com, Kotabaru – Suasana penuh keakraban dan semangat kolaborasi mewarnai kunjungan kerja rombongan STIT Syekh Muhammad Nafis Tabalong ke STIT Darul Ulum Kotabaru pada Sabtu (16/5/2026).
Kegiatan yang berlangsung hangat tersebut diawali dengan pembacaan Surah Al-Fatihah, kemudian dilanjutkan sambutan dari pimpinan kedua kampus. Kunjungan ini menjadi momentum penting dalam mempererat silaturahmi sekaligus berbagi pengalaman pengelolaan perguruan tinggi Islam di Kalimantan Selatan.
Ketua STIT Syekh Muhammad Nafis Tabalong dalam sambutannya menyampaikan rasa terima kasih atas sambutan hangat yang diberikan pihak STIT Darul Ulum Kotabaru. Ia menjelaskan bahwa kampus yang dipimpinnya saat ini memiliki dua program studi, yakni Pendidikan Agama Islam (PAI) dan Manajemen Pendidikan Islam, dengan jumlah mahasiswa sekitar 300 orang.
“Alhamdulillah, kampus kami telah berdiri kurang lebih tujuh tahun dan saat ini sedang mempersiapkan akreditasi kedua. Insya Allah dalam waktu dekat kami juga akan mengusulkan tiga program studi baru, salah satunya Ekonomi Syariah,” ungkapnya.
Sementara itu, Ketua STIT Darul Ulum Kotabaru menyampaikan apresiasi atas kunjungan tersebut. Menurutnya, kegiatan seperti ini sangat penting untuk saling bertukar pengalaman dan memperkuat kualitas manajemen pendidikan tinggi Islam.
“Kami tentu banyak belajar dari perkembangan STIT Syekh Muhammad Nafis Tabalong yang dalam waktu relatif singkat mampu berkembang dan merencanakan penambahan program studi baru,” ujarnya.
Dalam kesempatan itu, Ketua Yayasan kampus STIT Darul Ulum Kotabaru, Drs. H. Midhan, turut memaparkan sejarah berdirinya yayasan yang menaungi berbagai lembaga pendidikan di bawah Yayasan Islam Al Muawwanah Nahdlatul Ulama Kotabaru.
Ia menjelaskan, yayasan tersebut didirikan oleh almarhum KH. Sulaiman Naim dan saat ini menaungi berbagai jenjang pendidikan mulai dari RA, MTs, MA hingga perguruan tinggi STIT Darul Ulum Kotabaru. Menurutnya, yayasan tersebut menjadi salah satu yayasan milik Nahdlatul Ulama yang memiliki jenjang pendidikan lengkap di Kalimantan Selatan.
“Ini menjadi tantangan tersendiri karena di Kotabaru terdapat beberapa perguruan tinggi lain sebagai kompetitor, seperti STKIP Paris Barantai, Politeknik Kotabaru, ULM luar kampus utama, dan Universitas Terbuka,” jelasnya.
Kegiatan ditutup dengan sambutan Ketua Yayasan STIT Syekh Muhammad Nafis Tabalong yang menekankan pentingnya persaingan sehat dalam meningkatkan mutu pendidikan tinggi Islam.
Menurutnya, peningkatan kualitas pendidikan merupakan langkah strategis untuk mendorong peningkatan sumber daya manusia dan kesejahteraan ekonomi masyarakat melalui pendidikan, khususnya pendidikan berbasis keagamaan.
Kunjungan kerja ini diharapkan menjadi awal dari sinergi yang lebih erat antarperguruan tinggi Islam di Kalimantan Selatan dalam mencetak generasi unggul, religius, dan berdaya saing tinggi,"tutupnya.(Rahmat)


Tidak ada komentar: