Prabowo Ancam Cabut Izin Konsesi Mangkrak, Pengusaha Diminta Berkontribusi bagi Ekonomi Nasional
Suarabamega25.com, Jakarta - Presiden Prabowo Subianto memberikan peringatan keras kepada para pengusaha pemegang konsesi perkebunan dan pertambangan serta penerima kredit perbankan yang menyimpan keuntungan usahanya di luar negeri, bukan untuk mendorong pertumbuhan ekonomi dalam negeri.
Prabowo juga meminta Menteri ESDM mengevaluasi hingga mencabut izin usaha atau konsesi yang terbukti tidak memiliki aktivitas nyata alias mangkrak selama lebih dari dua tahun. Para gubernur, bupati, dan wali kota turut diminta aktif mengawasi pemegang konsesi di wilayah masing-masing.
Pernyataan tersebut disampaikan bersamaan dengan dimulainya 13 proyek hilirisasi tahap II di sektor energi, mineral, dan pertanian dengan total nilai investasi sekitar Rp116 triliun.
Kebijakan ini menjadi ujian bagi pemerintah untuk memastikan pengelolaan sumber daya alam memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Publik pun menantikan apakah peringatan tersebut akan ditindaklanjuti dengan langkah tegas terhadap pemegang konsesi yang tidak menjalankan kewajibannya.


Tidak ada komentar: