BRI Kotabaru Dorong UMKM Naik Kelas Lewat KUR yang Selektif dan Bertanggung Jawab
Suarabamega25.com, Kotabaru – Bank Rakyat Indonesia (BRI) Cabang Kotabaru menegaskan kesiapan penuh dalam mendukung program pemerintah melalui penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) kepada masyarakat, khususnya pelaku usaha mikro dan UMKM di wilayah Kotabaru.
Manajer Bisnis BRI Kotabaru, El Muhammady, menjelaskan bahwa KUR merupakan program pemerintah yang terbagi dalam beberapa skema pembiayaan. Untuk nominal pinjaman mulai dari Rp100 juta hingga Rp500 juta ditangani di tingkat cabang, sementara pinjaman hingga Rp100 juta dilayani melalui unit-unit BRI.
“Secara teknis, untuk KUR sampai Rp100 juta memang dimungkinkan tanpa agunan. Namun dalam praktiknya, analisis tetap dilakukan secara ketat oleh analis bank di lapangan, terutama karena wilayah mikro kami memiliki tingkat risiko yang cukup tinggi,” ujar El Muhammady.
Ia mengungkapkan, faktor domisili menjadi salah satu pertimbangan penting dalam penilaian kredit. Hal ini disebabkan banyaknya pendatang baru yang memiliki risiko lebih besar terhadap kelangsungan usaha dan tanggung jawab pengembalian kredit.
“Pendatang tentu risikonya lebih tinggi. Karena ini menyangkut uang negara, maka penyaluran KUR harus benar-benar selektif. Kami berharap kredit yang dicairkan bisa terbayar, bukan habis setelah dicairkan lalu peminjam menghilang,” tegasnya.
El Muhammady menambahkan, meskipun aturan pemerintah memperbolehkan KUR tanpa agunan, keputusan akhir tetap berdasarkan analisis dan keyakinan pihak bank demi menjaga akuntabilitas dana negara.
Adapun syarat pengajuan KUR di BRI, antara lain identitas diri berupa KTP, foto suami-istri, Kartu Keluarga, serta surat izin usaha. Menurutnya, yang paling utama adalah pemohon benar-benar memiliki usaha yang berjalan dan legal.
“Kami siap membantu program pemerintah dalam penyaluran KUR dan sebisa mungkin membantu pengusaha selama dinilai layak. Tim kami juga akan turun langsung ke lapangan untuk memastikan usaha berjalan dan pemohon telah lama berdomisili di Kotabaru,” jelasnya.
Ia juga menegaskan bahwa program KUR tidak hanya disalurkan oleh BRI, melainkan juga oleh bank-bank lain seperti BPD Kalsel dan perbankan nasional lainnya, sehingga masyarakat memiliki banyak pilihan untuk mengakses pembiayaan KUR.
“Kami berharap dinas terkait seperti Diskoperidag juga aktif melakukan sosialisasi, karena mereka langsung membawahi pelaku UMKM. Dengan kolaborasi semua pihak, program KUR ini bisa benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” pungkas.(san)


Tidak ada komentar: