Header Ads

Header Ads
Selamat Datang di Website www.suarabamega25.com " KOMITMEN KAMI MEMBANGUN MEDIA YANG AKURAT DAN BERMANFAAT BAGI MASYARAKAT " Alamat Redaksi Jl. Berangas KM. 2.5 No. 20 RT. 05 Desa Batuah Kotabaru Kalsel, Contact Mobile : 0812-5317-1000 / 0821-5722-6114.

Gelang Bersholawat Bersama Alumni Ponpes Al Fattah Rakit


Suarabamega25.com, Banjarnegara - Alumni Ponpes Al Fattah pada hari Jumat malam (5/1) menggelar  Gelang Bersholawat di lapangan desa Gelang kec Rakit Banjarnegara bersama Akhmad Muzzaki Makruf (Gus Zaki), Ustadz Muna, Gus Wahid Jumali, Habib Ahmad bin Yahya beberapa Kyai sepuh yang ada di Kec Rakit serta remaja IPNU dan pemuda Ansor NU Banjarnegara.


Acara yang dihelat bada Isya itu tak pelak terkena guyuran hujan yang turunsejak sore nsmn takkan menyurutkan langkah ribuan jamaah putra dan putri dari daerah Kec Rakit Banjarnegara Jawa Tengah untuk brsholawat bersama.

Dalam sambutannya Gus Wakhid mengisahkan peran Ponpes Al Fatah yang didirikan di Banjarnegara sejak tahun 1901. “Perannya sudah tidak diragukan lagi, sejak sebelum NU lahir bahkan Indonesia belum merdeka ponpes Al Fattah telah mendidik santri dengan akidah Ahlus Sunnah Wal Jamaah , “ jelas Gus Wahid.

Sementara Habib Ahmad bin Yahya mengisahkan tentang ketakjuban Rasulullah SAW dengan tugas malaikat pencatat pahala.

Rasulullah bersabda, “Di saat aku tiba di langit di malam Isra’ Miraj, aku melihat satu malaikat memiliki 1000 tangan, di setiap tangan ada 1000 jari. Aku melihatnya menghitung jarinya satu persatu.

Aku bertanya kepada Jibril pendampingku. Siapa gerangan malaikat itu, dan apa tugasnya?

Jibril menjawab, “Sesungguhnya dia adalah malaikat yang diberi tugas untuk menghitung tetesan air hujan yang turun dari langit ke bumi”.

Rasulullah bertanya kepada malaikat (penghitung tetesan air hujan) tadi, “apakah kamu tahu berapa jumlah tetesan air hujan yang turun dari langit ke bumi sejak diciptakan Adam?”,

Malaikat itu pun menjawab, “Wahai Rasulullah, demi Yang Telah Mengutusmu dengan haq (kebenaran), Sesungguhnya aku mengetahui semua jumlah tetesan air hujan yang turun dari langit ke bumi, dari mulai diciptakan Adam sampai sekarang ini, begitu pula aku mengetahui jumlah tetes yang turun ke laut, ke darat, ke hutan rimba, ke gunung – gunung, ke lembah – lembah, ke sungai – sungai, ke perkebunan, dan ke tempat yang tidak diketahui manusia”.

Mendengar uraian malaikat tadi Rasulullah sangat takjub dan bangga atas kecerdasannya dalam menghitung tetesan air hujan. Kemudian malaikat tadi pun berkata kepada Rasulullah,

“Wahai Rasulullah, walaupun aku memiliki seribu tangan dan sejuta jari dan diberikan kepandaian dan keahlian untuk menghitung tetesan air hujan yang turun dari langit ke bumi, tapi aku memiliki kekurangan dan kelemahan.

Rasulullah pun bertanya, “apa kekurangan dan kelemahan kamu?”

“Malaikat itupun menjawab, “Kekurangan dan kelemahanku, wahai Rasulullah, jika umatmu berkumpul di satu tempat, mereka menyebut – nyebut namamu lalu bershalawat atasmu, pada saat itu aku tidak bisa menghitung berapa banyaknya pahala yang diberikan Allah kepada mereka atas shalawat yang mereka ucapkan atas dirimu, “ terang Habib Ahmad bin Yahya.

Acara yang diikuti oleh Zona Barat Banjarnegara Mania yang meliputi Susukan, Rakit, Mandiraja dan Klampok ini selepas Mahalul Qiyam ditutup dengan doa. ( Aji)

Tidak ada komentar: