Komitmen Hj. Suwanti, Perkuat Sarana Damkar Pulau Laut Timur
Suarabamega25.com, Kotabaru – Ketua DPRD Kabupaten Kotabaru, Hj. Suwanti, menegaskan komitmennya dalam memperjuangkan pengadaan fasilitas pemadam kebakaran (Damkar) bagi wilayah yang jauh dari pusat kota, khususnya Kecamatan Pulau Laut Timur. Hal ini disampaikan dalam kegiatan koordinasi bersama DPP Emergency Pulau Laut Kotabaru dan DPC Emergency Pulau Laut Timur terkait kesiapsiagaan bencana di daerah, Selasa (31/3/26).
Dalam pertemuan tersebut, Hj. Suwanti mengungkapkan bahwa kebutuhan alat pemadam kebakaran di Pulau Laut Timur telah menjadi perhatian serius dan masuk dalam agenda prioritas pembangunan daerah. Aspirasi tersebut, kata dia, terus dikawal melalui mekanisme Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang), baik di tingkat kecamatan maupun kabupaten.
“Kami sudah menyampaikan dalam Musrenbang RKPD tentang pentingnya ketersediaan alat Damkar di wilayah yang memiliki jangkauan jauh. Alhamdulillah, respon dari dinas terkait sangat positif,” ujarnya.
Ia menjelaskan, rencana pengadaan unit Damkar ini ditargetkan dapat terealisasi pada tahun 2027, melalui skema pokok-pokok pikiran (Pokran) DPRD maupun anggaran sektoral dari instansi terkait.
Tak hanya fokus pada pengadaan sarana, Hj. Suwanti juga memberikan apresiasi atas terbentuknya komunitas relawan Emergency di Pulau Laut Timur yang kini telah menjangkau lima desa strategis, yakni Desa Berangas, Desa Langkang Baru, Desa Langkang Lama, Desa Betung, serta Desa Batu Tunau (Sungai Buah).
Menurutnya, keberadaan relawan menjadi kekuatan penting dalam penanganan awal kebakaran maupun bencana lainnya di wilayah tersebut. Namun demikian, ia menegaskan bahwa dukungan fasilitas harus diimbangi dengan peningkatan kapasitas sumber daya manusia.
“Selain bantuan alat, pelatihan dan simulasi secara berkala dari Damkar Kabupaten sangat diperlukan agar para relawan siap dan sigap saat menghadapi situasi darurat,” tegasnya.
Di akhir keterangannya, Hj. Suwanti juga berpesan agar ke depan, jika fasilitas Damkar telah tersedia, seluruh relawan dapat menjaga dan merawat peralatan dengan baik agar selalu dalam kondisi siap pakai.
“Harapan saya, di tahun 2027 nanti pengadaan ini benar-benar terealisasi, sehingga penanganan kebakaran di Pulau Laut Timur bisa lebih cepat, tepat, dan tanggap,” pungkasnya.


Tidak ada komentar: