Header Ads

Header Ads
Selamat Datang di Website www.suarabamega25.com " KOMITMEN KAMI MEMBANGUN MEDIA YANG AKURAT DAN BERMANFAAT BAGI MASYARAKAT " Alamat Redaksi Jl. Berangas KM. 2.5 No. 20 RT. 05 Desa Batuah Kotabaru Kalsel, Contact Mobile : 0812-5317-1000 / 0821-5722-6114.

Wabup Sairi Mukhlis Ajak Generasi Muda Kenali Sejarah Kerajaan Pulau Laut


Suarabamega25.com, Kotabaru – Wakil Bupati Kotabaru, Sairi Mukhlis, melakukan ziarah ke makam Raja Pulau Laut, Pangeran Jaya Sumitra, di Desa Sigam, Senin (25/5/2026). Kegiatan tersebut menjadi momentum penting dalam memperkuat komitmen pelestarian sejarah dan budaya daerah.

Ziarah dilakukan usai rampungnya proses pembuatan film sejarah Pangeran Jaya Sumitra. Dalam kegiatan itu, Wabup didampingi anggota DPRD Kotabaru Gerisimo Putra yang turut berperan sebagai Pangeran Kadir, adik dari Pangeran Jaya Sumitra, serta Kabid Kebudayaan H. Edy Cahyo, MAP.

Rombongan disambut langsung Ketua Pemangku Adat Kerajaan Pulau Laut, Drs. Bahrudin, MEP, bersama sejumlah pengurus adat setempat.

Dalam sambutannya, Bahrudin menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Kotabaru atas perhatian yang diberikan terhadap situs makam Raja Pulau Laut.

“Kami mengucapkan terima kasih atas kunjungan Wakil Bupati dan rombongan. Ini menjadi bentuk perhatian nyata pemerintah daerah terhadap sejarah dan budaya Kerajaan Pulau Laut,” ujarnya.

Ia juga memaparkan sejarah singkat perjalanan Kerajaan Pulau Laut hingga berakhirnya Kesultanan Banjar setelah dibubarkan oleh pemerintah kolonial Belanda.

Menurut Bahrudin, situs makam Raja Pulau Laut merupakan warisan sejarah yang harus terus dijaga dan dilestarikan bersama. Karena itu, ia berharap pemerintah daerah melalui Dinas Pariwisata, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, serta seluruh pihak terkait dapat terus memberikan perhatian terhadap perbaikan fasilitas dan pemeliharaan situs sejarah tersebut.

“Harapan kami, situs peninggalan kerajaan di Kotabaru, khususnya makam Raja Pulau Laut, dapat terus dirawat dan dikembangkan sebagai bagian dari upaya menjaga identitas budaya dan sejarah daerah,” katanya.

Sementara itu, Wakil Bupati Sairi Mukhlis menegaskan bahwa pelestarian sejarah dan budaya merupakan tanggung jawab bersama. Menurutnya, keberadaan situs sejarah tidak hanya menjadi pengingat perjalanan daerah, tetapi juga dapat menjadi sarana edukasi bagi generasi muda.

Kegiatan ziarah berlangsung khidmat dan penuh nuansa budaya, sekaligus menjadi simbol penghormatan terhadap jasa para tokoh pendiri dan pemimpin Kerajaan Pulau Laut di masa lalu, "tutupnya. (Rahmat)

Tidak ada komentar: