Header Ads

Header Ads
Selamat Datang di Website www.suarabamega25.com " KOMITMEN KAMI MEMBANGUN MEDIA YANG AKURAT DAN BERMANFAAT BAGI MASYARAKAT " Alamat Redaksi Jl. Berangas KM. 2.5 No. 20 RT. 05 Desa Batuah Kotabaru Kalsel, Contact Mobile : 0812-5317-1000 / 0821-5722-6114.

NOEND Rilis Single Penuh Makna, “TEJA KAMENAI”


Suarabamega25.com, Jakarta – Kecintaan terhadap musik hard rock dan metal menyatukan para personel band NOEND sejak awal terbentuk pada 2025. Bersama Aditya, Eka menemukan kecocokan musikal yang kuat dengan para personel lainnya, menghadirkan karakter musik rock dengan distorsi keras dan energi yang intens.

Meski sempat vakum cukup lama, perjalanan NOEND kembali menemukan arah saat Eka bertemu Andika, gitaris asal Cikarang, Bekasi, yang akrab disapa Dhekok. Tanpa banyak basa-basi, keduanya mulai rutin bermain gitar bersama hingga akhirnya mengembangkan materi dan komposisi lagu.

Formasi band kemudian semakin solid dengan bergabungnya Djibrut sebagai vokalis utama. Posisi drummer yang sempat diisi Christian, akhirnya dipercayakan kepada Doyok. Kini NOEND diperkuat oleh Djibrut (vokal), Eka dan Andika Dhekok (lead & rhythm guitar), Aditya (bass), serta Doyok (drum).

Dalam berkarya, NOEND berupaya menangkap realitas sosial, dinamika kehidupan, hingga keresahan generasi muda melalui musik mereka.

“TEJA KAMENAI”

Di tengah proses penggarapan mini album (EP) pada awal 2026, perhatian NOEND tersita oleh konflik di kawasan Timur Tengah yang memicu tragedi kemanusiaan. Salah satu peristiwa yang menggugah adalah pemboman di sebuah sekolah putri di Kota Minab, Iran, yang menelan korban jiwa hingga 165 orang, termasuk anak-anak dan staf sekolah.

Momen pemakaman massal pada 3 Maret 2026 menjadi titik emosional bagi Eka. Dalam waktu sekitar dua jam, ia berhasil menuliskan lirik sekaligus melodi awal lagu sebagai bentuk luapan kegelisahan.

Proses tersebut kemudian dimatangkan bersama Dhekok dan Djibrut hingga lahirlah lagu berjudul “Tehran Jangan Kau Menangis (TEJA KAMENAI)”, yang turut dikerjakan bersama Aditya dan Doyok.

Lagu ini menjadi refleksi dari situasi global sekaligus bentuk solidaritas NOEND terhadap korban perang. Melalui karya ini, mereka menyuarakan duka mendalam, sekaligus kecaman terhadap konflik bersenjata yang merenggut banyak nyawa tak berdosa.

Sebagai wujud kepedulian kemanusiaan, NOEND juga merilis lagu ini dalam dua versi bahasa, yakni Bahasa Indonesia dan Bahasa Inggris dengan judul “Tehran Don’t You Cry”.

Pasca proses produksi bersama eL RECORD Entertainment, lagu “TEJA KAMENAI” resmi dirilis dan telah tersedia di berbagai platform musik digital sejak 16 Maret 2026.

Dengan penuh semangat sekaligus keprihatinan, NOEND berharap karya ini dapat menjadi pengingat akan pentingnya perdamaian serta memperkuat solidaritas kemanusiaan di tengah konflik dunia.(Ysf)


Tidak ada komentar: