Bupati Muh Rusli: Jadikan MTQ Momentum Cetak Generasi Qurani Unggul
Suarabamega25.com, Kotabaru – Semarak Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) Nasional ke-56 tingkat Kabupaten Kotabaru officially dibuka dengan suasana penuh khidmat dan kegembiraan. Bupati Kotabaru, Muh Rusli, S.Sos, secara resmi melantik Dewan Hakim sekaligus melepas pawai ta’aruf di Lapangan Madarammang, Tanjung Seloka, Kecamatan Pulau Laut Selatan, pada Rabu (1/4/2026).
Acara bergengsi ini dihadiri oleh unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), tokoh agama, tokoh masyarakat, serta ratusan peserta kafilah dari 22 kecamatan se-Kabupaten Kotabaru. Kehadiran mereka menandakan kesiapan seluruh elemen daerah untuk menyukseskan even akbar ini.
Dalam sambutannya, Bupati Muh Rusli memberikan penekanan khusus kepada para dewan hakim yang baru saja dilantik berdasarkan Keputusan Bupati Nomor 100.3.3.2/92/2026. Ia mengingatkan agar penilaian dilakukan dengan integritas tinggi.
"Dewan hakim harus bekerja secara profesional, jujur, adil, dan objektif. Setiap penilaian harus teliti dan tidak berpihak kepada siapa pun, sesuai dengan sumpah jabatan yang telah diucapkan," tegas Muh Rusli di hadapan para hakim dan peserta.
Tugas dewan hakim kali ini sangat vital, yakni menetapkan juara di setiap cabang lomba, mengesahkan hasil akhir, serta melaporkan jalannya kompetisi kepada Bupati melalui Lembaga Pengembangan Tilawatil Quran (LPTQ).
Salah satu highlight acara adalah pelepasan pawai ta’aruf yang diikuti oleh seluruh kafilah. Bupati mengapresiasi antusiasme peserta yang menjadikan pawai ini bukan sekadar parade, melainkan sebagai medium syiar Islam yang efektif di tengah masyarakat.
"Melalui pawai ta’aruf ini, kita tidak hanya menambah semarak MTQ, tetapi juga memperkuat nilai-nilai Islam di hati masyarakat Kotabaru," ujar Bupati.
Ia juga berpesan agar seluruh peserta menjaga ketertiban, keamanan, dan kebersihan selama rangkaian pawai berlangsung, sehingga acara berjalan lancar tanpa hambatan.
Menutup arahannya, Muh Rusli menyampaikan visi besar di balik penyelenggaraan MTQ ke-56 ini. Ia berharap event tersebut menjadi momentum strategis untuk mencetak generasi Qurani yang unggul dan berakhlak mulia, serta menjadikan Al-Qur’an sebagai pedoman hidup sehari-hari bagi masyarakat Kotabaru.
Dengan dilantiknya dewan hakim dan dilepasnya pawai ta’aruf ini, ajang kompetisi tilawah, tahfizh, dan seni Islami lainnya siap berlangsung hingga beberapa hari ke depan, mempertemukan qori dan qoriah terbaik dari pelosok desa hingga pusat kecamatan.


Tidak ada komentar: