Header Ads

Header Ads
Selamat Datang di Website www.suarabamega25.com " KOMITMEN KAMI MEMBANGUN MEDIA YANG AKURAT DAN BERMANFAAT BAGI MASYARAKAT " Alamat Redaksi Jl. Berangas KM. 2.5 No. 20 RT. 05 Desa Batuah Kotabaru Kalsel, Contact Mobile : 0812-5317-1000 / 0821-5722-6114.

Presiden Prabowo Tegaskan Kekayaan Bangsa Harus Jadi Kekuatan untuk Kemakmuran Rakyat


Suarabamega25.com, Jakarta – Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto menegaskan bahwa kekayaan alam bangsa harus menjadi kekuatan nasional yang dikelola sebesar-besarnya untuk kemakmuran rakyat. Penegasan tersebut disampaikan dalam pidato pada Rapat Paripurna DPR RI ke-19 Masa Persidangan V Tahun Sidang 2025–2026 terkait Penyampaian Kerangka Ekonomi Makro (KEM) dan Pokok-Pokok Kebijakan Fiskal (PPKF) RAPBN Tahun Anggaran 2027 di Gedung Nusantara MPR/DPR/DPD RI, Jakarta, Rabu (20/5/2026).

Dalam pidatonya, Presiden Prabowo menyampaikan arah kebijakan ekonomi dan fiskal pemerintah sebagai langkah awal penyusunan RAPBN 2027 yang bertepatan dengan momentum Hari Kebangkitan Nasional. Ia menekankan pentingnya menjalankan amanat Pasal 33 UUD 1945 secara murni dan konsekuen agar seluruh sumber daya negara benar-benar dimanfaatkan untuk kesejahteraan masyarakat.

“Saya ingin tegaskan hari ini, keyakinan saya bahwa apabila kita menjalankan Pasal 33 Undang-undang Dasar 1945, kita jalankan dengan baik, kita jalankan dengan murni dan konsekuen, negara kita akan memiliki sumber daya yang cukup untuk menjamin Indonesia sungguh-sungguh akan menjadi negara yang makmur, yang adil, di mana rakyatnya menikmati kesejahteraan dan kualitas hidup yang layak,” ujar Presiden Prabowo.

Presiden juga menyoroti pentingnya pengelolaan sumber daya alam yang lebih transparan dan berdaulat. Dalam kesempatan tersebut, ia mengumumkan penerbitan Peraturan Pemerintah tentang Tata Kelola Ekspor Komoditas Sumber Daya Alam sebagai langkah strategis memperkuat pengawasan dan tata kelola ekspor nasional.

Kebijakan tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah menutup kebocoran hasil kekayaan alam ke luar negeri serta memastikan devisa hasil ekspor dapat memberikan manfaat optimal bagi pembangunan nasional dan kesejahteraan rakyat.

Menurut Presiden, penguatan tata kelola ekspor dan devisa hasil ekspor menjadi bukti komitmen pemerintah untuk menjaga kedaulatan ekonomi nasional. Dengan pengelolaan yang lebih baik, kekayaan alam Indonesia diharapkan mampu menjadi fondasi utama menuju Indonesia yang lebih maju, mandiri, adil, dan sejahtera.

Pidato Presiden Prabowo tersebut sekaligus menegaskan arah pembangunan ekonomi Indonesia ke depan yang berfokus pada penguatan sektor strategis nasional, peningkatan kesejahteraan rakyat, serta pengelolaan sumber daya alam yang berpihak pada kepentingan bangsa.

Tidak ada komentar: