APPEKNAS Gelar Munas IV 2026, Dorong Kontraktor Lebih Adaptif dan Profesional
Suarabamega25.com, Jakarta — Asosiasi Pengusaha Pelaksana Konstruksi Nasional (APPEKNAS) menggelar Musyawarah Nasional (Munas) IV Tahun 2026 di Hotel Shankee, Jalan Komando Raya No. 6, Karet Kuningan, Jakarta Selatan, Kamis (14/8/2026).
Munas IV APPEKNAS mengusung tema “Transformasi Badan Usaha Kontraktor yang Adaptif, Profesional dan Berintegritas sebagai Pilar Utama Kemajuan Industri Konstruksi Indonesia.” Tema tersebut menjadi pijakan organisasi dalam merumuskan arah kebijakan sekaligus memperkuat peran kontraktor dalam mendukung pembangunan nasional.
Ketua Panitia Munas IV APPEKNAS 2026, Karina Rasmita Sembiring, mengatakan kegiatan tersebut tidak hanya berfokus pada persoalan internal organisasi, tetapi lebih diarahkan untuk merumuskan strategi agar para pelaksana konstruksi mampu bertahan dan bertransformasi menghadapi perkembangan zaman.
“Semua asosiasi pasti ada permasalahan. Tapi yang kita bahas bukan permasalahannya, tapi bagaimana kita survive. Kita adalah asosiasi yang mendukung para pengusaha pelaksana konstruksi untuk menghadapi tantangan ke depan,” ujar Karina.
Menurutnya, transformasi menjadi kebutuhan penting bagi badan usaha kontraktor. Pola dan konsep lama dinilai perlu diperbarui agar mampu menjawab tantangan industri konstruksi yang semakin dinamis.
“Blueprint kita sebelumnya 2013, itu konsep pertama. Sekarang kita harus masuk ke ruang-ruang baru yang memberikan peluang besar kepada para kontraktor pelaksana yang berada di bawah naungan APPEKNAS,” jelasnya.
Karina menambahkan, Munas IV mendapat dukungan dari berbagai pihak, mulai dari perwakilan kementerian, Lembaga Pengembangan Jasa Konstruksi (LPJK), hingga Polri. Kehadiran perwakilan LPJK dalam jumlah signifikan disebut menjadi bentuk perhatian terhadap perkembangan dunia usaha jasa konstruksi.
Ia menegaskan, sektor konstruksi memiliki posisi strategis dalam pembangunan nasional. Karena itu, badan usaha pelaksana konstruksi harus terus meningkatkan profesionalisme, kemampuan beradaptasi, integritas, sekaligus memperhatikan perlindungan dan kesejahteraan tenaga kerja, termasuk melalui kepesertaan BPJS.
Selain agenda utama Munas, rangkaian kegiatan juga diisi dengan pengukuhan panitia serta pelantikan Dewan Pengurus Nasional APPEKNAS periode 2026–2031 yang dilaksanakan secara hybrid.
Karina berharap kepengurusan dan hasil Munas IV tidak berhenti pada agenda organisasi, tetapi mampu menghasilkan rekomendasi yang memberikan dampak nyata bagi perkembangan industri konstruksi nasional.
“Hari ini tidak ada bisnis atau asosiasi yang bisa jalan sendiri tanpa kolaborasi. Fokus kami menghasilkan rekomendasi yang mempercepat transformasi industri agar kompetitif dan siap menghadapi tantangan pembangunan nasional menuju 2031,” tegasnya.
Munas IV APPEKNAS dibuka oleh Ketua Umum APPEKNAS, Dr. Ir. Fandy IOD, S.T., M.PWK. Kegiatan tersebut menjadi momentum bagi APPEKNAS untuk memperkuat konsolidasi organisasi sekaligus mendorong badan usaha pelaksana konstruksi di seluruh Indonesia agar semakin profesional, berintegritas dan berdaya saing.
Melalui semangat kolaborasi dan transformasi, APPEKNAS menargetkan para anggotanya mampu mengambil peran lebih besar dalam mendukung pembangunan infrastruktur dan pertumbuhan industri konstruksi Indonesia hingga 2031.(Ysf)


Tidak ada komentar: