Dinas Pertanian Kotabaru Ajak Petani Milenial Garap Lahan, Kementan Siapkan Bantuan Alsintan
Suarabamega25.com, Kotabaru — Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kabupaten Kotabaru, Kalimantan Selatan, mengajak generasi muda, khususnya petani milenial, untuk terjun ke sektor pertanian dan memanfaatkan potensi lahan yang tersedia sebagai peluang usaha menjanjikan.
Melalui program Brigade Pangan (BP), pemerintah mendorong pemuda di pedesaan agar mampu mengembangkan usaha pertanian modern, meningkatkan produktivitas pangan, sekaligus membuka peluang memperoleh penghasilan dari hasil panen.
Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kabupaten Kotabaru, Ir. Sarwani, mengatakan pemerintah pusat melalui Kementerian Pertanian memberikan dukungan berupa sarana dan prasarana pertanian bagi kelompok petani milenial yang mengikuti program tersebut.
Menurut Sarwani, pihaknya akan membantu penyediaan lahan pertanian dengan luasan minimal 200 hektare untuk satu kelompok Brigade Pangan. Sementara itu, dukungan alat dan mesin pertanian (alsintan) serta sarana produksi lainnya berasal dari Kementerian Pertanian sesuai program yang dijalankan.
“Dinas membantu menyediakan lahan, sedangkan bantuan alat pertanian berasal dari Kementerian Pertanian. Harapannya, lahan tersebut bisa dikelola secara produktif sehingga hasil panennya dapat dijual dan memberikan penghasilan bagi kelompok petani milenial,” ujarnya, Rabu (21/10/2026).
Sarwani menjelaskan, program ini juga menjadi salah satu upaya menjawab tantangan keterbatasan tenaga penyuluh pertanian yang terjadi pada 2025–2026. Karena itu, keterlibatan generasi muda diharapkan mampu menjadi contoh bagi pemuda lainnya untuk melihat pertanian sebagai peluang usaha yang memiliki prospek.
Ia berharap anak-anak muda di desa tidak hanya berorientasi mencari pekerjaan di perkotaan atau perusahaan, tetapi juga berani mengembangkan potensi pertanian di daerahnya sendiri.
Melalui Brigade Pangan, para pemuda diharapkan dapat membangun kelompok usaha pertanian yang dikelola secara bersama, menggunakan teknologi modern, dan berorientasi pada hasil produksi serta pemasaran.
“Dengan adanya petani milenial melalui Brigade Pangan, kita berharap pemuda desa memiliki wadah untuk berusaha di bidang pertanian. Kementerian Pertanian juga memberikan dukungan sarana, seperti mesin pertanian dan pupuk,” tambahnya.
Sementara itu, Kepala Bidang Tanaman Pangan dan Hortikultura Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kotabaru, Edi Rahmadi, mengatakan pihaknya siap mendukung pengembangan kelompok petani milenial melalui program Brigade Pangan.
Adapun bantuan alat dan mesin pertanian yang disiapkan melalui Kementerian Pertanian meliputi:
Traktor roda empat.
Traktor roda dua.
Traktor crawler.
Combine harvester atau mesin panen kombinasi.
Drone sprayer untuk penyemprotan tanaman.
Dukungan peralatan tersebut diharapkan dapat membantu petani mengolah lahan, melakukan perawatan tanaman, hingga melaksanakan panen secara lebih efektif dan efisien.
Berdasarkan data yang disampaikan Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kotabaru, sejumlah desa yang menjadi lokasi Brigade Pangan tersebar di beberapa kecamatan, yakni Desa Teluk Masjid, Sungai Limau, Langkang Baru, dan Karang Sari Indah di Kecamatan Pulau Laut Timur; Desa Pudi Seberang dan Mangga di Kecamatan Kelumpang Utara; serta Desa Sakadoyan dan Rampa Cengal di Kecamatan Pamukan Selatan.
Dengan pengembangan Brigade Pangan, Kabupaten Kotabaru diharapkan mampu mendorong regenerasi petani, memperkuat ketahanan pangan, dan membuka peluang usaha baru bagi generasi muda di sektor pertanian.
Program ini sekaligus menjadi langkah untuk mengubah pandangan bahwa pertanian bukan sekadar pekerjaan tradisional, melainkan bidang usaha yang dapat dikelola secara modern, produktif, dan berkelanjutan.


Tidak ada komentar: